Hal Penting yang Harus Diperhatikan Ketika Menjadi Pemberi Dana di Platform Peer to Peer Lending

Perekonomian negara yang mengalami perkembangan dapat menghasilkan inovasi yang membangun. Masyarakat yang ingin menjalankan usaha dan berbisnis dapat terbantu akibat keberadaan inovasi ekonomi. Berbicara mengenai inovasi ekonomi, ada perusahaan keuangan yang pelayanannya memanfaatkan teknologi. Perusahaan keuangan yang kinerjanya berkaitan dengan teknologi ini dikenal dengan fintech.

Financial technology menyediakan layanan-layanan khusus dimana pemberi dana dan peminjam dana dapat melakukan interaksi langsung melalui wadah yang telah disediakan oleh perusahaan. Layanan yang dapat dimanfaatkan oleh pemberi dan peminjam dana dikenal dengan nama peer to peer lending. Layanan keuangan yang dikenal pula dengan nama P2P ini mengharuskan peminjam dan pemberi pinjaman memenuhi beberapa persyaratan tertentu.

Agar menjadi pemberi dana, pihak pemberi dana diwajibkan telah bekerja dan memiliki penghasilan tetap. Jika pemberi dana tidak memiliki modal, pendana tentunya tidak dapat memberikan pinjaman kepada peminjam. Amartha yang merupakan salah satu fintech peer to peer terbaik di Indonesia ini juga menerapkan beberapa ketentuan bagi pemberi dana.

Pemberi dana setidaknya telah berusia 21 tahun. Pembatasan usia tersebut dilakukan karena pada usia 21 tahun, pemberi dana dinilai telah memasuki usia dewasa dan dapat menghasilkan keputusan sendiri. Jika pemberi dana belum memasuki usia tersebut, pemberi dana harus mendapatkan pendampingan dari wali atau orang tua. Melalui ketentungan ini, pemberi dana nantinya dapat mengambil tanggung jawab untuk semua biaya pelayanan dan persetujuan akan ketentuan penggunaan layanan P2P.

Karena P2P dilakukan secara langsung oleh pemberi dana dan peminjam, Amartha menyediakan situs web sebagai wadah dimana kedua belah pihak nantinya dapat melakukan pembahasan seputar pinjam meminjam dana. Situs web yang disediakan menjadi ruang eksklusif bagi pemberi dana dan peminjam untuk melakukan kesepakatan dana pinjaman.

Situs web yang disediakan oleh pihak Amartha juga dapat dimanfaatkan untuk menyeleksi, menyetujui dan menganalisa aplikasi pinjaman dari calon penerima pinjaman. Hubungan antar kedua belah pihak nantinya dapat terhubung dengan baik akibat escrow account yang telah disediakan oleh pihak Amartha.

 

Setelah mengenal apa itu peer to peer lending, kita juga harus bijak dalam memilih perusahaan keuangan P2P. Hal penting yang perlu untuk diperhatikan guna mendapatkan fintech yang tepat adalah keamanan yang dijamin oleh perusahaan keuangan. Dengan keamanan yang dimilikinya, setiap kegiatan pinjam meminjam dana dapat berjalan dengan baik tanpa harus berhadapan dengan kerugian.

Perusahaan keuangan dengan basis teknologi yang tepat untuk kita pilih adalah fintech yang telah terdaftar OJK. Perusahaan keuangan yang terdaftar OJK telah mendapatkan penilaian khusus yang membuat kita aman untuk melakukan kerjasama. Jika kita memperhatikan hal-hal yang penting ini, pendanaan P2P tidak akan membuat kita merasa merugi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *